Skip to main content

Building Reducer Using Redux Toolkit

Redux Toolkit is one of the libraries that can help us manage our application state which depends on Redux. It allows us to create reducers within our application and separate each reducer from one another based on any criteria that we desired in a specific kind of module. There are some approaches that we can utilize to build reducers in Redux Toolkit.


Basic Shape
const slice = createSlice({
    // ...
    reducers: {
    	increment: (state) => {
        	state += 1;
        }
    } 
});

On the code above, it seems that we mutate the state, but actually, Redux Toolkit utilizes Immer in the backstage so it will be translated into immutable operation. Then, unlike legacy libraries that require us to manually define the action that will be dispatched to be handled by a specific reducer, Redux Toolkit can generate action creators for us.

const { increment } = slice.actions; // "increment" is the action creator

Then, we can dispatch the action inside our component following any activity we desired.

<button onClick={ () => dispatch(increment()) }>Add</button>

Basic Shape With Payload

Commonly we need to pass a payload to be processed by the reducer. It can be achieved by utilizing the second parameter in a reducer function.

const slice = createSlice({
    // ...
    reducers: {
    	incrementBy: (state, action: PayloadAction<number>) => {
        	state += action.payload;
        }
    } 
});

Reducer With Pre-formatted Payload

Sometimes, we need to pre-format our payload before it is consumed by the reducer. We can declare our reducer as an object with specific properties rather than as a single function as the previous ones.

const slice = createSlice({
    // ...
    reducers: {
    	createArticle: {
            reducer: (state, action: PayloadAction<any>) => {
            	// do something
            },
            prepare: (title, author) => ({
            	payload: {
                    id: uuid(),
                    title,
                    author,
                    createdOn: Date.now(),
                }
            }),
        }
    } 
});

Then, we can pass the parameters which align with the configuration when we dispatch the action.

dispatch(createArticle(title, author));

Dispatching Action with Thunk Function

Originally, Redux Toolkit is integrated with thunk middleware that allows a function to be passed into a dispatch call and to interact with the dispatch and getState methods inside it. It can be used to perform asynchronous logic before dispatching specific actions.

const sampleThunk = (dispatch, getState) => {
  setTimeout(() => {
    const currentState = getState();
    dispatch(increment());
    const nextState = getState();
  }, 2000);
}

dispatch(sampleThunk)

If we want some data to be passed to the function, we can create a wrapper for that.

const sampleThunk = (amount) => (dispatch, getState) => {
  setTimeout(() => {
    const currentState = getState();
    dispatch(incrementBy(amount));
    const nextState = getState();
  }, 2000);
}

dispatch(sampleThunk(10))

Asynchronous Thunk using createAsyncThunk

The createAsyncThunk function will generate a thunk function that can provide a mechanism to interact with the store or auto-dispatch certain actions. It can be used when we want to monitor the states of asynchronous calls and then perform any action related to it. The function accepts two parameters, the first is the action name, and the second is the payload creator.

const getAllArticles = createAsyncThunk('article/getAllArticles', async (data?: any) => {
  const response = await client.get('http://localhost:3000/article');
  return response.data;
});

Now, the getAllArticles function can be passed into a dispatch call.

dispatch(getAllArticles());

Besides that, the variable will be appended with additional action creator properties related to an asynchronous activity that can be read to initiate specific actions and handled by reducers. The properties are pending, fullfiled, and rejected. Now, we can create extra reducers in our slice definition.

const slice = createSlice({
    reducers: {
    	// ...
    },
    extraReducers: (builder) => {
      builder
        .addCase(getAllArticles.pending, (state) => {
          // do something
        })
        .addCase(getAllArticles.fulfilled, (state, action: PayloadAction<Article[]>) => {
          // do something
        })
        .addCase(getAllArticles.rejected, (state, action) => {
          // do something
        });
  },
});

We can also perform additional actions in our component related to asynchronous results other than what is performed in the slice by using the unwrap method which is available when the dispatch function is instantiated.

try {
	await dispatch(getAllArticles()).unwrap()
	// do something
} catch (err) {
	console.error('Failed to get the articles: ', err)
} finally {
	// do something
}

Comments

Popular posts from this blog

Kerusakan pada Motherboard

1. Sering terjadi hang memory tidak cocok --- ganti memory ada virus di harddisk --- scan harddisk over clock --- seting kembali clock prosesor ada bad sector di harddisk --- partisi harddisk dengan benar 2. Pembacaan data menjadi lambat memori tidak cukup --- tambah memori harddisk penuh atau ada virus --- kurangi isi harddisk, scan harddisk, atau ganti hardisk 3. CMOS failure baterai habis --- ganti baterai CMOS seting BIOS berubah --- seting kembali BIOS 4. Tidak bisa booting cache memory rusak --- disable eksternal cache memory di BIOS memori tidak cocok --- ganti memori boot sector pada harddisk rusak --- masukkan operating system baru ada bad sector pada trek awal harddisk --- partisi harddisk 5. Suara bip panjang berkali-kali memori rusak --- periksa kedudukan memori memori tidak cocok --- ganti memori memori tidak masuk slot dengan sempurna --- periksa kembali kedudukan memori 6. Suara bip bagus tetapi tidak ada tampilan / bip dua kali VGA card

Rangkaian Sensor Infrared dengan Photo Dioda

Keunggulan photodioda dibandingkan LDR adalah photodioda lebih tidak rentan terhadap noise karena hanya menerima sinar infrared, sedangkan LDR menerima seluruh cahaya yang ada termasuk infrared. Rangkaian yang akan kita gunakan adalah seperti gambar di bawah ini. Pada saat intensitas Infrared yang diterima Photodiode besar maka tahanan Photodiode menjadi kecil, sedangkan jika intensitas Infrared yang diterima Photodiode kecil maka tahanan yang dimiliki photodiode besar. Jika  tahanan photodiode kecil  maka tegangan  V- akan kecil . Misal tahanan photodiode mengecil menjadi 10kOhm. Maka dengan teorema pembagi tegangan: V- = Rrx/(Rrx + R2) x Vcc V- = 10 / (10+10) x Vcc V- = (1/2) x 5 Volt V- = 2.5 Volt Sedangkan jika  tahanan photodiode besar  maka tegangan  V- akan besar  (mendekati nilai Vcc). Misal tahanan photodiode menjadi 150kOhm. Maka dengan teorema pembagi tegangan: V- = Rrx/(Rrx + R2) x Vcc V- = 150 / (150+10) x Vcc V- = (150/160) x 5

Refund Tiket Kereta Api

Pada Desember 2013 saya telah berencana untuk pergi ke Kebumen dari Bandung menggunakan kereta api. Namun karena ada tugas yang mendesak maka saya membatalkan rencana tersebut. Tiket saya beli secara online. Pada waktu itu peraturan pembatalan pembelian tiket adalah 1 jam sebelum keberangkatan. Saya mengajukan pembatalan pada satu hari sebelum keberangkatan. Langkah-langkah pengajuan refund adalah seperti berikut. Jika Anda membeli tiket secara online, cetaklah tiket Anda terlebih dahulu di stasiun. Untuk stasiun Bandung lokasi pencetakan tiket di dekat loket Costumer Service. Pencetakan dilakukan sendiri (self service) menggunakan perangkat komputer yang disediakan dengan memasukkan kode booking pada aplikasi yang ada. Setelah itu Anda dapat bertanya pada petugas di mana loket untuk pengajuan refund. Untuk stasiun Bandung loket untuk pengajuan refund saat itu berada di loket terakhir yaitu loket 9.  Setelah menunjukkan tiket maka kita diminta mengisi formulir pengajuan pembatalan.

Itachi Uchiha

The Real Hero of Konoha

Setting Up Next.js Project With ESLint, Typescript, and AirBnB Configuration

If we initiate a Next.js project using the  create-next-app tool, our project will be included with ESLint configuration that we can apply using yarn run lint . By default, the tool installs eslint-config-next and extends next/core-web-vitals in the ESLint configuration. The Next.js configuration has been integrated with linting rules for React and several other libraries and tools. yarn create next-app --typescript For additional configuration such as AirBnB, it is also possible. First, we need to install the peer dependencies of eslint-config-airbnb . We also add support for Typescript using eslint-config-airbnb-typescript . yarn add --dev eslint-config-airbnb eslint-plugin-import eslint-plugin-jsx-a11y eslint-plugin-react eslint-plugin-react-hooks yarn add --dev eslint-config-airbnb-typescript @typescript-eslint/eslint-plugin @typescript-eslint/parser After that, we can update the .eslintrc.json file for the new configuration. { "extends": [ "airb

Pemrograman Paralel dengan CUDA

CUDA ( Compute Unified Device Architecture ) adalah suatu skema yang dibuat oleh NVIDIA agar NVIDIA selaku GPU ( Graphic Processing Unit ) mampu melakukan komputasi tidak hanya untuk pengolahan grafis namun juga untuk tujuan umum. Jadi, dengan CUDA, kita dapat memanfaatkan cukup banyak  processor  yang dimiliki oleh NVIDIA untuk berbagai perhitungan. GPU yang ada  saat ini seperti ATI pun sudah memiliki banyak processor di dalamnya. Pada ATI, skema yang mereka bangun disebut ATI Stream. Saat ini pemrograman paralel menjadi sangat penting karena kebutuhan kemampuan komputasi komputer yang terus meningkat seperti kemampuan multitasking  dan pengolahan grafis yang andal. Metode saat ini dalam peningkatan peforma komputer juga berbeda dengan masa lampau dimana peningkatan clock  dari processor  yang diutamakan. Peningkatan clock  juga dibatasi oleh kemampuan fisik dari perangkat digital yaitu persoalan daya dan panas. Pada 2005 berbagai industri komputer mulai menawakan komputer den